Sumedang - Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat musim kemarau panjang, Babinsa Desa Cisampih Koramil 1013/Jatigede, Peltu Cece Ruhyat, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama anggota Karang Taruna Jagat Putra Desa Cisampih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Desa Cisampih tersebut diikuti anggota Karang Taruna sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi sekaligus meningkatkan kepedulian pemuda terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Peltu Cece Ruhyat memberikan arahan agar para pemuda turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sembarangan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang kering dan mudah memicu terjadinya kebakaran.
Sdr. Apid selaku tokoh pemuda Desa Cisampih menyampaikan komitmennya untuk ikut membantu menjaga lingkungan.
“Kami dari Karang Taruna siap membantu mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan. Kami juga akan ikut memantau kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya potensi kebakaran, ” ujar Apid.
Sementara itu, Babinsa Desa Cisampih Peltu Cece Ruhyat mengatakan bahwa kewaspadaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi musim kemarau panjang.
“Musim kemarau panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kami mengajak anggota Karang Taruna dan seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api, ” ungkap Peltu Cece Ruhyat.
Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama melalui kepedulian dan komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
Danramil 1013/Jatigede Lettu CBA Try Sety Utomo menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi ancaman Karhutla selama musim kemarau.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan Karang Taruna, untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Jangan menunggu terjadi kebakaran, tetapi lakukan langkah antisipasi sejak dini dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi bahaya kepada aparat terkait, ” tegas Lettu CBA Try Sety Utomo.
Kegiatan Komsos tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta kepedulian anggota Karang Taruna dan masyarakat Desa Cisampih dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau panjang.

Updates.