Sumedang - Mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di tengah musim kemarau, Babinsa Koramil 1013/Jatigede Kodim 0610/Sumedang bersama aparatur Desa Cintajaya melaksanakan pengecekan sejumlah lahan desa yang berpotensi mudah terbakar di wilayah Dusun Cibeber, Desa Cintajaya, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi akibat kondisi lahan yang kering selama musim kemarau.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Pelda Wahid Baniin Muhklasiin bersama aparatur desa melakukan pemantauan kondisi lahan serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Perwakilan Aparatur Desa Cintajaya, Bapak Panji, mengatakan bahwa pengecekan lahan merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran di wilayah desa.
«“Kami bersama Babinsa melakukan pengecekan lahan yang rawan terbakar. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama tidak membuang puntung rokok sembarangan dan selalu memastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah, ” ujar Panji.»
Ketua RW setempat, Bapak Muis, juga mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan selama musim kemarau.
«“Kami mengingatkan warga agar jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena kondisi rumput dan lahan yang kering sangat mudah terbakar. Kalau membakar sampah, harus ditunggu sampai api benar-benar padam, ” tutur Muis.»
Sementara itu, Kepala Desa Cintajaya, Bapak Narso, menyampaikan bahwa pencegahan kebakaran membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.
«“Kami mengajak seluruh warga Desa Cintajaya untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Jangan melakukan pembakaran sembarangan dan jangan meninggalkan api sebelum benar-benar padam, ” kata Narso.»
Babinsa Desa Cintajaya, Pelda Wahid Baniin Muhklasiin, menegaskan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan langkah preventif bersama aparatur desa dalam mengantisipasi potensi kebakaran.
«“Kami melaksanakan pengecekan lahan bersama aparatur desa untuk mengetahui titik-titik yang berpotensi mudah terbakar. Kami juga mengimbau warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan apabila membakar sampah harus ditunggu sampai api benar-benar padam, sehingga tidak merembet dan menimbulkan kebakaran, ” ujar Pelda Wahid.»
Danramil 1013/Jatigede, Lettu CBA Tri Setyo Utomo, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Babinsa dan aparatur desa yang aktif melakukan pencegahan di wilayah binaan.
«“Pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Kami menginstruksikan kepada Babinsa untuk terus bersinergi dengan aparatur desa dan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada musim kemarau. Upaya sederhana seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan api padam setelah membakar sampah sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran, ” ungkap Lettu CBA Tri Setyo Utomo.»
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran lahan maupun lingkungan permukiman dapat diminimalkan. Sinergi antara Babinsa, aparatur desa, serta masyarakat menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif selama musim kemarau.

Updates.